Aku pernah menganggapmu sebagai senja yang kutunggu pijarnya ketika waktu petang tiba Namun aku sedikit lambat untuk mengetahui, Iya, bahwa senja juga ada masanya, dia memang manis ketika berpijar jingga Sebelum semua perlahan hilang ditelan malam, dan sirna oleh ketiadaan.
Komentar
Posting Komentar